Rabu, 03 September 2014

Sekedar renungan (Harta dan Kebahagiaan)

H-10 pernikahanku.
Banyak sekali yg bertanya tg pekerjaan calon teman hidupku. Mereka tak salah, hanya saja terkadang segelintir orang tak berhak menghakimiku tg "pekerjaan" nya.  Apa sdh PNS??Apa kerja di BUMN? atau pengusaha kaya raya??. hmm, kenapa arti kata bahagia di benak mereka hanya sebatas harta?!. Untuk mengikuti sunnah Rosul, dan mengikuti ajaran-Nya (red:menikah) tidak perlu lah mempersulit diri dalam menentukan calon suami. terlebih dlam hal Harta yg sifatnya sementara dan bisa dicari. Yang terpenting buatku adalah agama dan akhlak yg baik. Dengan modal itu insyaallah harta akan bs dicari dgn barokah.
aku sangat bersyukur, dipertemukan dengan cepat denganmu (red:calon suami), tanpa halangan. Kenal, khitbah dan menikah (dalam waktu dekat ini). Yang terpenting kau sungguh bertanggung jawab tg perasaanmu dan tak membuatku menunggu. Sungguh aku dan keluargaku tak mempermasalahkan "Hal" itu. Alhamdulillah Allah mempermudah segalanya.
Semoga barokah ya sayang pernikahan kita nanti. Biarlah mereka disana menilai. tapi kita tetap yg menjalani. Kebahagiaan kita yg rasakan,bukan mereka. ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar